Pledoi Ghadir Khum

Demi Tuhan, awan, dan halilintar
Jubahku dipakai gelandangan
Puisiku dibaca orang-orang gila

Siapa rajawali ? Siapa kurcaci ?
Siapa ksatria ? Siapa pecundang ?
Mana mawa ? Mana gulita ?
Mana sabda ? Mana tipudaya ?

Perih, debu di mata
Nyeri, duri di rongga
Sesak, batu di dada

Mestikah kutabuh gendering perang ?
Niscaya iringan keranda bersambung

Mestikah kutari-tarikan pedang ?
Dan teriakan penari perut membumbung

Mestikah kuterjang ?
Lalu umat Muhammad kan terberai

Aku hela nafas
Aku tengadahkan paras
Aku labuhkan jiwa
Aku patahkan pedang sebilah
Aku serahkan pada sejarah

Source :
What Happened in Ghadir Khum ?
(Muhammad Baqir Ansari)
Published by :Al-Huda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s