Tadi Malam Kami Jerat ERK

Seperti perjanjian awal, saya sudah berjanji kepada Amie, untuk berada di venue (Bliss Square) jam 18.00
Kemarin sudah jam 17.30 pm, ketika saya masih sedang di kantor..
Kebingungan karena dalam keadaan seperti itu,
komputer yang saya gunakan untuk bekerja, tiba-tiba mengalami “hang”😀
Jadinya memperlambat waktu saya keluar kantor..

Dan setelah semua pekerjaan selesai,setelah berjalan 100 m menuju angkot,
tiba-tiba harus kembali lagi ke kantor, karena ada yang harus discan..
ahh..kesel, karena itu udah jam 18.15..

skip to 35minute later..

Saya sudah dirumah, simpan tas, ambil handuk, mandi 2 menit, pake baju 2 menit, dandan 10 menit !😀
Keponakan saya Ilham (8) maksa mau ikut nonton, ya ampun !
Akhirnya dengan janji bawain es krim, dia ga jadi ikut..
Jalan dari rumah ke angkot 5 menit, naik angkot ke atm 3 menit,
tiba-tiba di atm lupa nomor pin, diinget sampe 2 menit tetep ga inget,astagfirullah..
Langsung caw lagi naik angkot..
Di angkot 20 menit + nyasar 10 menit..
Silahkan hitung jam berapa saya sampai di venue..

Ya ampun, venue-nya penuh sekali.. yang nonton banyak sekali..
Celingak-celinguk nyari Amie yang katanya udah sampe duluan..
Dan akhirnya bretemu Ami, Rey, Debbi dan berpelukan..
Dari jarak sekitar 5 meter, kita melihat Bang Cholil, Bang Akbar, dan Bang Aco (a dude, crew, brother, father, you name it !)..
Tapi ngga berani nyamperin..
Akhirnya, sambil menunggu Rosemary yang sedang tampil, kita samperin Bang Aco dan mengobrol ini-itu..
ERK (jangan tanya singkatannya) rencanya tampil setelah Rosemary..
Dan Bang Aco sudah janji, kita akan dapet bagian khusus untuk berfoto bareng dan mengobrol sama ERK..
Hurray !

skip

Dengan muka tanpa dosa, saya dan Amie segera mengamankan barisan paling depan
seperti waktu di PVJ beberapa waktu lalu..
Padahal, di belakang kami sudah hadir banyak sekali penyimak ERK yang lain..
“Wah, ini nih penyimak setia ERK udah dateng”, kata salah satu penonton..
Kita berdua cengar-cengir !😀
Hehe.. maaf yha, dan terima kasih kepada yang memberikan jalan..

Dan, Ya ampun, Amie disuruh kedepan, karena katanya dia kelihatan paling exciting sekali diantara penonton..

>>

>>

Senangnya karena saya dan Amie berada di barisan yang duduk (lesehan) paling depan,
tanpa ada sehelai benang pun menghalangi pandangan kami..🙂
Ketika menoleh ke belakang, waw ! Penuh sekali..
Dari berbagai umur, bahkan beberapa pasangan suami istri (sepertinya)

And.. finaly, they’re on stage ! yea.. !

“Ini masalah kuasa, alibimu berharga,
Kalau kami tak percaya, lantas kau mau apa ?
Kau tak berubah, selalu mencari celah..
Lalu semakin parah, tak ada jalan tengah.. ”
Mosi Tidak Percaya

Susahnya nonton paling depan, karena susah sekali mengambil foto..
Padahal, ada beberapa teman saya meminta untuk memfoto mereka..
Masalahnya, menonton sambil mengambil foto itu tidak nyaman.. sungguh !

>>

>>

wawancara, skip..

“menghimpun energi, mengambil posisi..
menjejakkan kaki, meniti temali..
merendah meninggi..rasakan api, konsentrasi..”
Balerina


I ‘awed’ all the time at them, and don’t make me regret that !
Akhirnya, teman saya yang lain, Chooey dan Nix (fotografer kebanggaan kami :D)
sampai di Venue..
Wahai ERK, tolong tunjukkan ‘Sebelah Mata’ kalian..
Dan ternyata..

“Aku bisa tenggelam di lautan, aku bisa diracun di udara,
dikursi-listrikkan, ataupun ditikam..
Tapi aku tak pernah mati.. Tak akan berhenti ..”
Di Udara

Saya merinding melihat video klipnya di layar (seperti biasa)..
Saya dan Amie sepertinya dua penonton yang paling norak deh..
Sepertinya kami yang suaranya paling nyaring mengikuti liriknya..
Dan tak hentinya meneriakkan waw, yeah, Oh My GOD, you’re genius !
Dan mengarahkan kepalan tangan ke udara..😀
Kami Abnormal !

wawancara, skip !

Dua penonton sebelah saya terus mengajak saya mengobrol ini-itu tentang ERK..
Dan apa ? ini lagu terakhir ?

“Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi dibalik awan hitam
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..Seperti pelangi setia menunggu hujan reda..
Aku selalu suka sehabis hujan dibulan Desember”
Desember

>>

>>

Bang Cholil dan Bang Akbar siap berbalik meninggalkan panggung..
Sementara kami dan penonton yang lain ” we want more, we want more ! ”
Selalu seperti ini di setiap lagu terakhir..
Dan hurray !.. Mereka kembali ke tempatnya..
Salah satu lagu yang selalu menjadi favorit saya..

“Engkau dan aku menuju ruang hampa
tak ada sesiapa, hanya kita berdua..
Kau belah dadaku, mengganti isinya..
Dihisap fikiranku, memori terhapus..
Terkunci mulutku, menjeritkan pahit”
Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa

Waa.. Keadaan kami berada di titik paling norak sepertinya..
Berteriak seperti lupa diri..
Seperti terlupa bahwa debu-debu panas berterbangan di sekitar Merapi..
Seperti terlupa bahwa getaran tsunami sangat menakutkan saudara-saudara kami di bagian barat sana..
Ampuni kami ya ALLAH..

Saya juga tidak sedang mau mengeluh tentang kualitas sound & mic atau sejenisnya..
Karena menonton paling depan, tetap saja suara khas Bang Cholil terdengar jelas..🙂
Selesai lagu itu, mereka langsung dikerubungi, diserbu (entah apa kata yang tepat) oleh penonton..
Kita berdiri di belakang kumpulan mereka yang sedang berfoto..

Karena, kami akan menunggu sesi foto kami sendiri😀

>>

>>

Akhirnya kami menunggu mereka di sofa tempat mereka sebelum perform tadi..
Mengobrol dengan The Almighty Yurrai (manager ERK)..
Dan ternyata, oleh A’Yurrai, saya dikenalkan kepada Asra.
Ya ampun.. ya ampun.. jadi ini beneran Mas Asra Cantsaynotohope?
Selama ini saya sering mengintip (aduh, kata yang tepat apa yha) galeri foto-fotonya di flickr..
Mengobrol ini-itu, tentang bandnya (Monday Math Class), sampai minta download gratisan..😀
Ahh.. pokonya seru lah ngobrol sama semua yang disitu..
Dan akhirnya, mereka (Bang Cholil & Bang Akbar) menghampiri kami..
kami menjerat, mengobrol, dan berfoto (tentu saja !)

>>

>>

>>

>>

Banyak sekali percakapan yang terjadi, senangnya..
Itulah kenapa saya selalu mengagumi mereka..
Tentu saja karena kejeniusan mereka dalam bermusik
dan keramahtamahan mereka di dunia nyata dan dunia maya🙂
Itu temen saya (Choeey), bahkan sampe sekarang masih cengar-cengir karena saking senengnya ketemu mereka..
Ahh.. pokonya seneng..seneng..seneng..
(Saya tidak pandai mengekspresikannya dalam tulisan)

Sepertinya mereka kehausan, mau kasih minum, tapi cafenya sudah tutup..
22.15, Akhirnya kami pamit pulang, ini sudah terlalu malam buat kami..
Terima kasih.. sungguh, terima kasih !
Semoga Efek Rumah Kaca mendapat pahala karena telah menghibur kami..🙂

#Untuk foto-foto selengkapnya silahkan menuju ke halaman facebook saya🙂

8 thoughts on “Tadi Malam Kami Jerat ERK

  1. Haduh Milta, emang paling bisa ya bikin orang lain ngiri. Enak ya kalo di Bandung, gigs selalu ada di tiap pekan. Huhuhuhu….

    Btw, tanggal 31 menyimak ERK lagi ga di taman pramuka, Bandung?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s