55 Hours, 552 KM [Part 4]

Selamat pagi, saya yang bangun paling duluan jam 5.30.
Setelah shalat Shubuh, sementara yang lain kembali melanjutkan tidur,
saya duduk di rooftop rumah sementara kami ini.
Pemandangan di sini indah sekali dan mendamaikan.
Beberapa menit saya duduk disana sendirian dan menikmati udara pagi Garut.
Kalau sudah seperti ini biasanya lamunan kesana-kemari tak menentu.
Daripada tiba-tiba terjebak ke lamunan sedih (baca : 94L4U), saya mengambil beberapa gambar.
Ini pemandangan matahari terbit dari rooftop kami.

>>

>>

>>

Segelas teh panas mengawali pagi saya.
Saya melewatkan mandi, air di sini bagi saya terlalu dingin.
Saya takut kedinginan, akhirnya hanya cuci muka dan sikat gigi.
Lalu ke bawah menyapa pemilik rumah (bibinya Rifky).
Bibinya Rifky ini juga ramah sekali dan membuat nyaman tidak membuat sungkan.
Saya kembali ke kamar, tertidur lagi sekitar 30 menit, menonton kartun di kamar,
lalu berjalan-jalan di sekitar luar rumah, saya menyukai daerah ini, sungguh !

>>

>>

Setelah semua bangun, mandi (dan tidak mandi), bibinya Rifky menyediakan makan pagi.
Kali ini perbaikan gizi bagi kami, kami menemukan nasi dan lauk pauk yang layak😀

>>

>>

Setelah itu, tanpa merasa berdosa kami kembali ke kesibukan masing-masing.
Vera, Rahmat, Rikfy menonton tivi, Ka Ali tidur lagi,
dan saya mengobrol dengan pemilik rumah lagi, kembali ke rooftop lagi, dan melamun lagi.

Jam 11 kami bersiap-siap dan berkemas untuk pulang menuju Bandung.
Berpamitan dengan pemilik rumah, dan rasanya sedih sekali akan meninggalkan daerah indah ini.
Tapi tentu saja kami tidak ingin membuat orang tua kami khawatir lagi.
Perjalanan sepanjang beberapa bagian kota Garut yang saya lewati terlihat indah.
Bersih, segar, walaupun saya tidak mandi pagi itu😛
Di sekeliling kami pepohonan, dan pemandangan sekitarnya pegunungan dan bukit.
Kota ini cantik !

>>

>>

>>

>>

Dan sampai bertemu lagi cantik..

Kami sampai di persimpangan jalan alternatif baru menuju Bandung.
Pemandangan di sekitar jalan itu lagi-lagi menggoda kami.
Tidak mungkin mengabadikannya melalui pocket camera sambil berkendara di atas motor.
Lagipula jalanan lumayan padat, akhirnya kami berhenti di sebuah tempat.

>>

>>

>>

>>

>>

>>

Jam 15.00, kami sampai di Bandung dan beristirahat untuk shalat.
Ok, ini foto terakhir kami.

>>

>>

Banyak sekali pengalaman baru saya pada liburan kali ini.
Saya tidak tahu persisnya, tapi memang lebih dari 55 jam dan lebih dari 550 KM.
Semuanya indah, dan tidak ada satu hal pun yang saya sesali di dalamnya (pun termasuk hutan belantara itu).
Saya menikmati setiap inchi dari perjalanannya.
Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk mendapatkan semua ini.
Teman-teman yang menghibur di hari liburan.
Dan saya tidak pernah merasakan dapat tertawa selepas itu tahun-tahun terakhir ini kecuali bersama mereka.
Terimakasih..terimakasih.. alhamdulillah, saya tidak mampu berkat-kata lagi.

Oh iyha, satu pesan saya, jika kamu mau berlibur, pack more clothes and underwear.
Jangan sampai kekurangan, pokoknya harus dicadangkan lebih banyak daripada hari yang direncanakan.. hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s