Hectic Week.

Sedih, minggu ini sedikit sekali menulis di blog ini.
Begini, akhir-akhir ini saya memang sibuk sekali dengan beberapa pekerjaan di kantor, dan di luar kantor,
pekerjaan sehari-hari di rumah, mengerjakan tugas kuliah, dan beberapa pekerjaan kantor yang dibawa ke rumah.
Oh iyha, minggu ini berat badan saya naik total 3 kg.
Bisa dipahami sih, soalnya akhir-akhir ini makan pagi dan makan malam tidak teratur. Puasanya tidak teratur.
Tidur pun tidak pernah teratur, apalagi olahraga. Pokoknya serba tidak seimbang. Menyedihkan.

Seminggu ini di kantor saya sedang disibukkan dengan kegiatan proses rekruitmen karyawan untuk konsultan.
Saya menghandle hampir dari seluruh prosesnya.
Dari mulai pemasangan iklan di media masa, menyaring lebih dari 200 email pelamar,
mengumpulkan datanya pada database, dan menghubungi pelamar untuk melakukan test.
Ini pekerjaan baru dari saya, jadi rasanya seru dan menarik, saya sih menikmatinya.
Juga bagian ketika saya harus mengucapkan tempelate ini :

“Selamat siang, bisa bicara dengan bapak/ibu ini dan itu”
“Saya dari Sharing Vision Indonesia, Bandung”
“Kami sudah terima lamaran pekerjaan bapak/ibu untuk mengisi lowongan pekerjaan di kantor kami”
“Untuk selanjutnya, kami mengundang bapak/ibu untuk mengikuti tes di kantor kami”
“hari Sabtu 16 April, jam 9 pagi bertempat di jl. Anggrek No.47 Bandung”
“Ok bapak/ibu, udah cukup jelas yha informasinya, ditunggu kehadirannya, terima kasih, selamat siang”

dan percakapan lain diantaranya.

Saya harus berbicara kalimat-kalimat tersebut kepada lebih dari 70 orang perhari selama lebih dari 3 jam di depan telepon.
Jadi mengerti betapa susahnya berkomunikasi yang baik seperti yang dilakukan para marketing hebat di kantor saya (hallo Bu Intan, hallo Pa Bambang Setya, hallo Pak Yasser.. Milta gugup sekali ini.. ).
Padahal ini hanya 200an pelamar, bagaimana kalau ribuan seperti CPNS itu yha.. pasti repot sekali.

Beberapa pelamar adalah pelamar dari luar kota Bandung,
jadi kasihan juga harus meminta mereka untuk datang ke Bandung.
Tapi memang tidak ada pilihan lain, prosesnya harus seperti ini.
Tapi saya melihat mereka juga antusias sekali menerima panggilannya.
Beberapa menanyakan detail alamat dan waktunya. Saya berusaha memandu sebisanya.
Dulu, sebelum saya bekerja di sini, saya juga seringkali mengikuti tes di luar kota.
Kadangkala lulus di beberapa tahapan, kemudian gagal di akhir, padahal sudah bolak-balik Jakarta-Bandung.
Kadangkala bahkan tidak lolos di tahap pertama, padahal sudah jauh-jauh ke Jakarta,
dengan uang yang pas-pasan dan kesulitan mencari alamat dan jalur transportasi.
Tapi kalau tidak seperti itu, yha tidak belajar. Yang penting usaha dulu.
Kita tidak pernah tahu rezeki kita dari arah mana. Jumlah dan sumbernya itu sudah ditentukan ALLAH.
Pokoknya, semoga semua hasilnya terbaik deh untuk semua pelamar..

Oh iyha, hari ini adalah hari pertama untuk mengadakan test kepada pelamar.
Gugup juga,karena lagi-laki saya yang bertanggung jawab mengontrolnya dari awal sampai akhir.
Sejujurnya saya tidak pernah berbicara di depan lebih dari 70 orang untuk hal seperti ini.
Minta doanya yha teman-teman, semoga semuanya lancar.

Selamat hari berakhir pekan, semoga anda semua diberkati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s