Seharusnya perpustakaan buka 24 jam, jang cuma warung bubur kacang ijo, siapa yang setuju?

setuju. seharusnya sih begitu.

Walaupun saya jarang ke perpustakaan selain perpustakaan kantor saya , tapi menyenangkan jika beberapa perpustakaan umum/daerah buka 24 jam, terus di sebelahnya ada warteg indomie+bubur ketan yang buka 24 jam juga, kan lebih murah daripada beli chunky bar ke lingkaran K.

Perpustakaan kantorku terbuka 24 jam Chui.. Bukunya juga banyak yang berbahasa Inggris, tapi jarang yang tentang sastra mah.. Ehehe.

I guess you would like to spamming here !

2 thoughts on “Seharusnya perpustakaan buka 24 jam, jang cuma warung bubur kacang ijo, siapa yang setuju?

  1. Eh perpustakaan kantornya buka 24 jam? Ada yg jagain?
    (Ada perbedaan mendasar antara layanan perpustakaan kantor yg sifatnya khusus dan perpustakaan publik/umum lho….)🙂

    Problematika perpustakaan buka 24 jam di Indonesia ini erat hubungannya dengan SDM dan biaya lembur. Selain itu, pengunjung yg mau datang tengah malam hampir dipastikan tidak ada, kalaupun ada, mungkin cuma 1-2 orang, yang (mungkin) insomnia…😀 *no offense*
    Selain itu, apa ada yang mau ditugasin melayani orang lain tengah malam? Apa ada yang mau bayar gaji mereka setara dengan uang lembur?
    And then again, kebutuhan orang Indonesia terhadap buku masih jauh di bawah kebutuhan orang akan barang kebutuhan sehari-hari yang disediakan di circle-K atau minimarket…

    Just my two cent….😀

    *from a librarian point of view*

    1. Saya emang kurang memperjelas tulisan saya di atas.
      Sepengamatan saya, perpustakaan kantor saya memang terbuka untuk pembaca kapan pun, entah itu dijaga atau ngga.
      Saya beberapa kali melihat yang bukan bagian dari kantor kami pun membaca di perpustakaan kami.
      Saya menyayangkan penerapan SOP yang salah seperti itu. Saya pribadi, berusaha membaca di tempat pada waktu jam kerja. Jadi bisa izin ke penjaganya. semoga ke depannya ada perbaikan.

      Point of view yang bagus tentang SDM dan biaya lembur. Saya juga tahu penyebabnya pasti itu. Makanya saya hanya berani mengandaikan kalau saja ada perpustakaan yang buka 24 jam.

      Jawabanya : pasti ada, tentu dengan alasan tertentu. Entah perbandingannya berapa per berapa dengan yang tidak mau menjaga di tengah malam/weekend.

      rahasia umum sih daya baca Indonesia rendah. Saya sih berusaha merubahnya dari diri sendiri saja, membiasakan diri lebih sering membaca.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s