Indonesia Raya.

Tiba-tiba penerbangan delay selama 24 jam ke depan, padahal kami sudah menunggu lama. Akhirnya dengan gontai, kami menuju jalan pulang.

Jalanan kota ini semakin hari semakin parah macetnya. Lalu di perempatan Jl. Pahlawan (salah satu jalan utama di kota ini) 4 arah itu semua lampunya mati. Kemacetan yang membuat kesal sampai ke ubun-ubun. Hal-hal seperti inilah yang membuat kita tua di jalan. Tidak ada satu pengatur lalu lintas yang tampak disana.

Provider telepon selular saya juga dari pagi tadi bermasalah. Tidak bisa menelepon, tidak bisa menerima telepon, tidak bisa mengirim pesan, tidak bisa menerima pesan, tidak bisa mengakses internet.

Melewati perjalanan menuju rumah yang penuh debu, dan bau sampah. Sampah yang keluar dari got-got dan selokan dangkal, memenuhi jalan. Kota ini jorok, pantas saja tertinggal!

Itulah Endonesiaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s