Opini : Bertransaksi (Aman) Melalui ATM

Mau bercerita tentang pengalaman bertransaksi via atm hari ini.
Tadi pagi, karena sedang buru-buru, saya salah memasukkan kartu ke dalam mesin atm.
Yang saya masukkan adalah kartu keanggotaan sebuah supermarket milik teman saya.
Waduh, saya langsung ketakutan.
Seketika langsung menyesal, harusnya dari kemarin kartu tersebut sudah saya kembalikan kepada teman saya.
Ditunda-tunda, akhirnya terjadilah ini. Kartu masuk ke dalam mesin.
Sepersekian detik, saya langsung tekan menu “cancel” di keyboard mesin.
Alhamdulillah, kartu keanggotaan tersebut bisa keluar kembali.
Pulangnya langsung saya kembalikan kepada teman saya.🙂

Hmm.. Berbicara tentang bertransaksi via atm, saya sering sekali melakukan transaksi atm pada mesin atm sebuah bank nasional di negara kita.
Yang disayangkan; saya perhatikan sistem transaksi atm bank ini tidak aman.

Jadi begini; ketika saya memasukkan kartu, kemudian meminta pin, lalu bertransaksi (misal tarik tunai, pengiriman, dan pembayaran), sistem di bank ini hanya meminta 1x pin di awal (setelah kita memasukkan kartu atm) untuk seluruh transaksi.

Contohnya ketika kita tarik tunai, uang keluar, uang kita ambil, tarik tunai lagi, uang keluar lagi, uang diambil lagi, cek saldo, pengiriman, pengiriman berhasil, dan transaksi-transaksi lainnya. Nah, kesuluruhan dari transaksi tersebut hanya akan 1x diminta pin, yaitu ketika kita pertama kali memasukkan kartu.

Ini bahaya sekali menurut saya. Bagaimana kalau setelah tarik tunai dan mengambil uang, kita lupa mengambil kembali kartu atm ? lalu kemudian kartu atm tertinggal di mesin dalam keadaan masih menunggu permintaan transaksi selanjutnya ?

Ini memungkinkan orang yang akan bertransaksi di mesin tersebut setelah kita, dapat melakukan transaksi apapun dengan menggunakan kartu atm kita. Karena mesin tidak akan meminta pin lagi sebelum kartu keluar dari mesin.

Saya pernah mengalami hal ini. Ketika saya masuk ke sebuah ruangan mesin atm, masih ada kartu yang tertinggal, dan sepertinya baru beberapa detik yang lalu. Mesin menanyakan konfirmasi transaksi selanjutnya. Ini bahaya, karena saya bisa melakukan apapun; misal cek saldo, lalu tarik tunai, atau transfer, dan sebagainya.

Untung ketika itu saya masih dilindungi, untuk tidak mengikuti ajakan syaitan. Akhirnya saya tekan cancel, kartu keluar, dan saya serahkan kartu ke bank penerbit kartu.

Tentu bank tidak bisa hanya menyerahkan keamanan bertransaksi atm hanya kepada pengguna kartu saja. Tidak dapat hanya menyalahkan pengguna kartu, ketika pengguna lupa mengambil kartu dan meninggalkan kartu pada mesin. Harus ada perbaikan juga dari pihak bank itu sendiri.

Misalnya, memperbaiki sistem keamanan bertransaksi via atm, yang membuat mesin akan meminta pin setiap satu kali transaksi, dan meminta kembali pin untuk transaksi-transaksi berikutnya. Ini akan lebih aman. Jadi ketika kartu tertinggal, orang lain tidak mungkin menyalahgunakan kartu atm.

Ada salah satu bank swasta yang sistemnya seperti ini. Setiap satu transaksi meminta satu kali pin. Begitu pun untuk transaksi-transaksi setelahnya. Ini bagus sekali, lebih aman, unbreakable. Harusnya bisa dicontoh oleh bank-bank yang belum menggunakan sistem seperti itu.

Note: tentu saja kita juga harus tetap berkonsentrasi ketika bertransaksi, sehingga tidak salah memasukkan kartu dan kartu tidak tertinggal.🙂

3 thoughts on “Opini : Bertransaksi (Aman) Melalui ATM

    1. Nah, itu maksud saya..Salah satu contoh sistem kemanan pin atm yang baik. Idealnya setiap bank menerapkan sistem keamanan transaksi melalui atm yang seperti itu..🙂

  1. Wahhh sis bnr …sya prnh ngalamin kjadian itu… atm sya trtinggal d mesinnya… ktika cek di sms banking saldo sya udh g ad… pdhl jumlah nya besar… pas cek di mutasi …bnr dia narik beberapa kali…. smg tulisan ini bsa menginspirasi yg lain untuk hati2 …sya g akan nyebutin bank nya tp..nie bank bsa d blng ceroboh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s