Satu nama;

Yang setiap kali saya bahagia, saya ingin segera mengirim pesan kepadanya, tanpa alasan yang pasti kenapa saya harus memberitahukan hal-hal yang membuat saya bahagia kepadanya.

Yang seringkali menjadi sumber kebahagiaan saya, dan tidak jarang pula menjadi sumber kesedihan bagi saya. Tapi berapa kalipun itu terjadi, saya tidak pernah punya hati untuk membencinya.

Yang ingin saya tuliskan dimana-mana, tapi saya tidak punya keberanian untuk menuliskannya, lalu hanya mampu membiarkan ianya mengisi hati saya semaunya.

>>

>>

Bila kemudian kepala saya memintamu pergi dari hati saya, akankah kamu pergi ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s