Bukan Pasar Malam;

Dan di dunia ini manusia bukan berduyun-duyun lahir di dunia dan berduyun-duyun pula kembali pulang, seperti dunia dalam pasar malam.
Seorang-seorang mereka datang dan pergi. Dan yang belum pergi dengan cemas-cemas menunggu saat nyawanya terbang entah kemana.

(Pram)

Note to self: Kita menghadapi kematian dengan dua cara; secara tiba-tiba, atau dengan banyak waktu menghadapinya.
Terlalu sombong untuk menganggap bahwa saya akan mati dengan cara yang kedua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s