Pengobat Rindu; Taman Surga

>>

>>

>>

>>

Sangat sulit mengambil foto di sekitar Masjid Nabawi bagi perempuan. Perempuan tidak diperkenankan membawa kamera apapun (digital, camera phones, etc) ketika memasuki Masjid Nabawi.
Ketika saya bisa membawa kamera, itu karena entah bagaimana, ketika memasuki Masjid, saya luput dari pemeriksaan para asykar (penjaga).
Untuk mengobati setiap kerinduan apabila saya sedang tidak disana, dengan menyebut nama ALLAH saya memohon izin di dalam kepada Rasulullah untuk mengambil gambar-gambar tersebut.

Gambar pertama dan kedua adalah gambar keriuhan di sekitar Makam Rasulullah dan gambar terali Makam Rasulullah. Menurut riwayat yang saya percaya, Makam Rasulullah berada di sekitar rumahnya. Dan area yang saya potret adalah area makam Rasulullah sebelah belakang, karena hanya inilah satu-satunya akses yang diizinkan bagi perempuan untuk berziarah kepadanya. Kalau ditelaah berdasarkan sejarah, artinya ketika berziarah kepada Rasulullah, perempuan mengarah ke belakang kepala Rasulullah. Tidak seperti halnya lelaki, yang dapat berziarah menghadap arah wajah Rasulullah.

Gambar ketiga adalah gambar wilayah Raudhah. Rasulullah pernah bersabda ” Antara rumahku dengan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga”.

Oleh karena itu, setiap harinya dari dulu sampai sekarang, setiap waktu wilayah Raudhah selalu dipenuhi peziarah, yang berdoa dan melakukan shalat di sekitar Raudhah. Wilayah Raudhah ditandai dengan karpet berwarna hijau, dan hanya dengan izin ALLAHlah kita dapat berziarah kepada Rasulullah dan berdoa kepada ALLAH disana. Wilayah Raudhah bagi perempuan hanya dibuka pada waktu-waktu tertentu; sehabis Shubuh sampai sebelum Zuhur, sehabis isya sampai sebelum tengah malam. Sedangkan bagi laki-laki, wilayah Raudhah terbuka 24 jam.

Karena sulitnya mencapai Raudhah, saya melihat beberapa jemaah berebut untuk memasukinya dan hampir menyakiti yang lain. Alangkah indahnya, apabila kita dapat membantu orang lain dan memberi kesempatan kepada orang lain untuk dapat saling menjaga ketika shalat dan berdoa di Raudhah, di depan Rasulullah.

Semoga dengan kerelaan dan kepasrahan kita memasuki taman surga, Rasulullah menjawab salam kita dan menerima ziarah kita, dan dengan kedudukannya di sisi ALLAH, doa kita di-ijabah ALLAH.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s