Berpacu Dengan Waktu

Sebenarnya, saya mempunyai janji kepada beberapa teman untuk berbagi cerita mengenai beberapa tempat bersejarah, yang hampir musnah di Madinah (yang saya kunjungi).
Sebenarnya tidak benar-benar kami kunjungi, karena demi keamanan, kami tidak berhenti di tempat-tempat tersebut.
Kami hanya melihatnya dari dalam mobil, sembari mendengarkan setiap riwayat yang diceritakan pemandu dan pembimbing kami mengenai tempat-tempat tersebut.
Kenyataan yang menyedihkan, bahwa disana, peninggalan-peninggalan sejarah masa Rasulullah mulai banyak dihancurkan.

Tapii.. seringnya perasaan ragu-ragu muncul untuk menuliskannya.
Masalahnya, ini masalah sensitif.
Di sisi lain, saya berpacu dengan waktu.
Bagaimana kalau memang akhirnya peninggalan-peninggalan sejarah itu hilang sama sekali?

Thought ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s