Nikmat ALLAH yang paling agung adalah diutusnya Rasulallah (sawa) untuk seluruh alam semesta. Ia yang kelahirannya dinanti, dan kepergiannya ditangisi, ia yang senantiasa mewangi dalam cinta ILLAHI.

Salam bagimu wahai kekasih ALLAH, salam bagimu wahai hamba yang bersyukur. Salam bagi Abdul Muthalib, salam bagi Sayyidina ‘Abdullah, salam bagi Sayyidah Aminah. Terpujilah wahai hamba-hamba yang darinya terlahir manusia paling mulia.

Duhai Nabi junjungan kami, tidaklah pantas kami mengaku sebagai pengikutmu, sedangkan kami tidak selayak itu membaca Al Qur’an, kami tidak selayak itu mengikuti sunahmu..

Namun wahai Nabi kami, berita tentang kecintaanmu kepada kami, sampai pula kepada kami. Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaanmu. Ia sangat menginginkan kamu bahagia. Amat belas kasihan lagi penyayang kepada orang-orang yang beriman. (Q.S Al Taubah : 129)

Sehingga kami jadi berharap.. Memberanikan diri berharap beroleh syafaatmu di hari akhir nanti..

Duhai kekasih kalbu kami, kami telah ditimpa musibah karena kepergianmu. Betapa besar musibah ini, karena terputusnya wahyu dari kami. Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.

Duhai kekasih kalbu kami.. sekejap saja.. sekejap cuku sekejap.. pandanglah kami dengan cinta..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s