Meminta Doa

Sebelumnya, saya tidak pernah terlalu memikirkan kira-kira bagaimana rasanya kehilangan orang-orang yang saya cintai..

Saya sedang berbicara tentang keluarga saya. Kami selalu bersama, susah dan senang, sehingga kami tidak pernah merasa kehilangan satu sama lain. Tidak ada satupun dari kami yang telah pergi mendahului kami. Terakhir kali mendapati orang terdekat saya di dalam keluarga meninggal sekitar 15 tahun yang lalu, kakek saya Djahuri bin Hasan Razi pergi menemui ALLAH mendahului kami. Jadi, bagi saya rasanya sangat sulit merasakan kehilangan keluarga saya. Sejauh apapun jarak kami, kami selalu bersama, Alhamdulillah atas nikmat yang tiada terhingga.

Sampai beberapa hari ini.. saya melihat beberapa anggota keluarga saya dalam keadaan menderita karena sakit. Ibu, 2 kakak, dan 3 keponakan saya sedang sakit. Kami tidak pernah mengalami ada dari keluarga kami yang sakit serius sehingga harus dirawat di rumah orang sakit. ALLAH begitu penuh berkah kepada kami. Namun kali ini, banyak sekali yang saya takutkan. Anda yang pernah kehilangan, pasti tahu seperti apa ketakutan-ketakutan itu. Sungguh, rasanya hancur.

Saya benar-benar meminta maaf harus meminta ini kepada teman-teman semua, tapi sungguh, saya sangat butuh doa-doa anda untuk kesehatan keluarga saya. Insha ALLAH, ALLAH akan membalas teman-teman dengan pahala berkali lipat.

2 thoughts on “Meminta Doa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s