Day#3 : What Kind of Person Attracts You?

Kita tidak selalu berbicara ketertarikan hanya untuk lawan jenis. Bagi saya ketertarikan kepada seseorang itu perlu proses, sehingga akhirnya ada chemistry disana. Ada orang-orang selalu membuat kita nyaman bersamanya, dan kita mampu berkorban bagaimana pun agar mereka tetap bersama kita. Orang-orang seperti itulah yang dikirim Tuhan sebagai malaikat dalam hidup kita.

Apa yang membuat orang tertarik secara fisik itu relatif, dan kadangkala cenderung berubah-ubah. Sejujurnya saya jarang sekali melihat seseorang secara fisik. Apa yang membuat saya tertarik dari orang-orang di sekitar saya adalah rasa menghargai yang mereka miliki. Itu bisa langsung terlihat dari tatapan mereka kepada kita, cara mereka berbicara, cara mereka memperlakukan kita, dan cara mereka menghargai diri mereka sendiri. Pada rasa menghargai akan muncul karakter-karakter yang membuat satu sama lain nyaman. Orang yang memiliki rasa menghargai akan selalu jujur, bertanggung jawab, dan penuh kasih.

Tingkatan umur itu layak dipertimbangkan (like, I don’t have crush on guys who are under 25, no haha). Saya juga merasa sulit tersambung dengan baik kepada para remaja malicious di bawah saya, hehe. Tingkatan umur itu menurut saya cenderung sejalan dengan kedewasaan dan kebijaksanan. Seperti, saya sangat tertarik  dan nyaman bersama dengan orang-orang yang bertahun-tahun di atas saya. Saya sangat mengidolakan Pak Alm. Munir, Pak Abraham Samad, Pak Anies Baswedan, Ibu Ratna Sarumpaet, Mba Kartika Jahja, Ibu Chenchen Muthahari, dan oh Pak Cholil Mahmud! Saya sering mendengar tentang mereka dari orang-orang yang dekat dengan mereka, membaca opini-opin mereka di media, dan saya beberapa kali berbincang dengan Pak Cholil Mahmud, dan dia masha Allah, sangat pintar dan wise sekali!  Itu jika saya menggambarkan orang-orang terkenal di Indonesia yang membuat saya tertarik. Di luar itu, saya memang lebih nyaman bersama dengan orang-orang yang lebih dewasa dari saya.

Saya juga tertarik dengan mereka yang smart. Saya akan sangat senang belajar banyak dari mereka. Oh, saya juga tertarik untuk berada di sekitar orang-orang yang mempunyai ketertarikan yang sama dengan saya. Misal, saya akan betah berlama-lama dengan mereka yang senang membicarakan musik, film, masakan, makanan, Islamic feminism, agama, Quranic, konflik Suriah, dan politik Indonesia, misalnya. Masalahnya, orang-orang seperti itu jarang sekali ditemukan di kehidupan dunia nyata saya (frankly speaking, I’m so disappointed that people in my real life are so obsessed with gadget and wedding ceremony).

Duh, posting ini sangat selfies. Banyak sekali kata “saya” disini. Who cares!

One thought on “Day#3 : What Kind of Person Attracts You?

  1. Wedding ceremony – satu hal paling menyebalkan di dunia haha. Setuju, akhir-akhir ini pun saya cenderung menghindari komunitas pergaulan dari wedding ceremony, dimana sangat menjemukan, klise, dan ‘kota’ banget.

    Say yes to hommy traditional wedding😀

    Gadget mania, tipikal yang menyebalkan juga, dimana tidak pernah berhenti memainkan gadgetnya. Seringkali perlu bertanya beberapa kali, supaya spesies manusia jenis ini menoleh, mengangkat mata dari layar sentuhnya.

    Say yes to traditional persons😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s