Day#6: The Person You Like, And Why You Like Them.

Saya tidak pernah membicarakan ini kecuali di sini. Tidak ada yang dapat saya ajak bicara tentang dia. Hmm.. Seperti yang saya bilang, saya percaya ada orang-orang yang datang dalam kehidupan kita sebagai kiriman malaikat dari Tuhan. Ini adalah tentang dia yang dikirim kepada saya beberapa tahun lalu, namun setahun terakhir kami tidak pernah berbicara satu sama lain.

Dia adalah teman terbaik saya pada masa perkuliahan saya di Palembang. Kami mulai bersahabat di tahun terakhir perkuliahan kami. Dia seorang teman yang akan berada di depan kosan saya untuk menjemput saya setiap hari dan berangkat bersama. Dia akan tetap menunggu saya di depan kosan, berapa lama pun, sampai saya siap untuk berangkat. Dia selalu membaca buku sembari menunggu saya. Dia akan selalu mengajak saya sarapan bersama, untuk memastikan bahwa saya sarapan setiap hari. Dia bekerja paruh waktu pada sebuah studio musik, jadi dia mendapatkan uang dari sana. Dia tidak pernah merokok di depan saya. Dia akan selalu menanyakan kemana saja saya akan pergi hari itu, sehingga dia dapat mengantar saya, lalu menanyakan jam berapa acara saya selesai, sehingga dia dapat kembali menjemput saya ketika acara saya selesai. Dia tidak pernah mengajak saya ke luar rumah di malam hari. Dia tidak akan berada pada urusan saya yang tidak melibatkannya.

Kita saling membantu satu sama lain dalam banyak hal, terutama dalam urusan perkuliahan. Kita sering belajar kelompok bersama. Mengetahui saya tidak menghasilkan uang, dia tidak akan membiarkan saya membayar makanan atau membayar apapun yang dia beli. Dia tidak pernah mengizinkan saya membelikan bahan bakar untuk kendaraannya. Dia sangat cool, dia akan berjalan bersama saya dengan kalem tanpa memperhatikan candaan dari orang-orang terhadap pertemanan dan kebersamaan kami. Dia juga tidak akan memperdulikan pandangan sinis dari my ex, and my x’s friends, dan dia tidak pernah membuang waktu kebersamaan kami untuk membicarakan hal itu.

Dia akan tertawa lugu ketika membicarakan perempuan yang dia sukainya sejak SMA, namun tak pernah menyukainya. Dia tidak pernah berhasil dalam percintaan, haha. Dia akan selalu membuat saya tertawa sepanjang perjalanan karena humornya. Saya tidak pernah tertawa sedemikian terpingkalnya kecuali karena humornya. Saya tak pernah mendapatinya marah terhadap saya.

Kami melaksanakan wisuda bersama. Karena saya tidak membawa keluarga, dia mengajak saya berkumpul bersama keluarganya. Dia benar-benar faham kesedihan saya pada hari itu. (aaaa… mau nangis menceritakan ini, he was too kind.).   Saya baru kali itu bertemu dengan keluarganya, dan ternyata menurut mereka, mereka sering mendengar tentang saya. Keluarganya baik sekali, sangat humble.

Setelah kami lulus, saya pulang ke Bandung. Beberapa minggu sebelum kepulangan saya ke Bandung, dia sudah diterima bekerja di salah satu kabupaten di Sumatera Selatan. Dan kami mulai sering kehilangan kontak. Nomornya pun sudah tidak dapat dihubungi. Saya mulai merelakan kepergian dia dari kehidupan saya. Dia tidak ada di facebook, dan dia tidak juga saling berkirim kabar dengan teman-teman kami yang lain. He is so mean. How can he doing that ?! Saya bahkan belum cukup mengucapkan terima kasih kepadanya.

Kita tidak pernah membicarakan hubungan kita selain daripada persahabatan. Dia benar-benar teman yang membuat nyaman. Jadi ini bukan seperti rasa kehilangan pacar. Tapi saya merasakannya lebih dari pada itu. Kehilangan sahabat terbaik itu lebih menyakitkan.

Ya ALLAH, I really hope that wherever he is, may he is in Your Grace, may he is in Your Blessings, and in everywhere safe. I really wish that someday I can meet him again and say salam to him.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s