Menonton Weslife : Farewell Tour

Tadi malam tidak sengaja saya menonton rekaman tayangan ulang Weslife : Farewel Tour. Konsernya diselenggarakan di negara asal mereka di Irlandia, tepatnya di kota Dublin tahun 2012. Ini seperti membuka kenangan lama bagi saya. Saya pernah sangat menggemari mereka di usia 10-14 tahun. Saya ingat, saya tumbuh dengan kenangan baik akan karya-karya mereka. Saya terpengaruh secara pribadi oleh karya-karya mereka.

Entah persisnya mengapa akhirnya saya tidak lagi mendengarkan mereka. Yang paling mungkin adalah karna ketertarikan musik saya berubah-ubah, saya mulai meninggalkan mereka. Sesekali pernah mendengar kabar tentang mereka,atau tidak sengaja melihat liputan konser mereka. Kabar terakhir yang saya dengar, personilnya Bryan McFaden telah meninggalkan mereka. Mereka pun sekarang tumbuh menjadi uncles yang terlihat jauh lebih dewasa (dan lebih keren tentu saja) dari beberapa tahun lalu. Time really passed. Saya tidak pernah sampai hati mengganti chanel televisi ketika tidak sengaja melihat mereka muncul. Kenangan akan kecintaan saya kepada mereka begitu hebat.

Seperti malam ini, saya melihat mereka. Mereka bilang ini adalah pertunjukkan terakhir mereka sebagai Westlife. Mereka membawakan hampir seluruh lagu hits mereka. Dan mereka beberapa kali menangis dalam menyanyikannya. Sedih juga mendengar penuturan mereka tentang musik dan fans. Aduh, saya dulu tidak pernah memperhatikan bahwa Kian (satu-satunya personil yang paling sering luput dari perhatian saya) justru kata-kata farewelnya lah yangpaling bijak dan touching.

Saya menontonnya sendiri di kamar, mengikuti lagu mereka dengan lirik yang hampir lupa (dengan suara yang memalukan didengar). Lagu yang paling mengharukan dibawakan adalah You Raise Me Up, karena dibuka dengan penuturan Shane tentang kecintaannya kepada fans sambil menangis, kemudian mereka berpelukan di akhir lagu. Shane tak berhenti menangis,aduh! Saya juga tak tahan, akhirnya menangis juga. Hal-hal seperti inilah yang membuat kita merasa seperti bertemu teman terbaik dari masa lalu.

Lagu terakhir sebagai perpisahan adalah Flying Without Wings, lagu kesukaan saya! Dapat dikatakan bahwa saya mencintai mereka karena lagu ini. Shane dan Kian terus menangis disini. Mark terlihat menahan tangis, Nicky terlihat lebih tegar daripada yang lainnya. Saya memikirkan bagaimana rasanya melepaskan dan merelakan apa yang telah menjadi salah satu bagian besar dari hidup mereka. Apalagi mereka harus mengucapkan selamat tinggal di hadapan orang-orang yang penting bagi mereka di dalam perjalanan itu. Satu yang pasti, perjalanan musik mereka telah mewarnai sejarah musik dunia dengan porsi mereka.

westlife12

Berikut kutipan lirik Flying Without Wings :

You’ll find it in the deepest friendship
The kind you cherish all your life
And when you know how much it means
You’ve found that special thing
You’re flying without wings

So, impossible as it may seem
You’ve got to fight for every dream
‘Cause who’s to know which one you let go
Would have made you complete

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s