Banyak dari kita berfikir bahwa kita melakukan penolakan kepada ISIS karena ISIS akan mengubah citra Muslim di mata media. Bagi saya, permasalahan ISIS ini lebih spesifik daripada itu. Menyesali, karena sedikit sekali keberpihakan dan yang berbicara tentang siapa yang menjadi korban dari teror dan penindasan ISIS ini. Ada ribuan warga syiah, Kurdi, Kristiani, Alawi, dan Yazidi di kedua negara (Iraq dan Suriah) yang telah menjadi korban mereka, sementara kita hanya berbicara bahwa ISIS membawa citra buruk dengan dakwahnya.

Sedangkan keberpihakannya berbeda ketika berbicara tentang konflik Palestina. “Oh, my heart with you Palestinian, because you are all part of us as Muslims”. Kebanyakan dari kita cenderung melihat itu sebagai konflik keagamaan bukan kemanusiaan. Sehingga ketika sampai pada konflik ISIS, menjadi bungkam dan tidak berbicara atas nama korban, namun lebih kepada ketakutan akan buruknya citra Islam, dan ketakutan bahwa ISIS akan menghancurkan nilai-nilai Islam.

Mengapa ? Apakah karena anda fikir syiah, Kurdi, kristian, Alawi, dan Yazidi bukan bagian dari Muslimkah? Karena syiah, Kurdi, kristian, Alawi, dan Yazidi bukan bagian dari orang-orang kita? Saya menyesali mengapa kita bisa se-selektif itu. Jika itu berkaitan dengan genosida dan penindasan, bukankah kita selayaknya bersuara atasa nama kemanusiaan meskipun yang menjadi korban bukanlah bagian dari orang-orang kita? Para korban mungkin saja bukan saudara kita dalam keimanan, tapi mereka selamanya adalah saudara kita dalam kemanusiaan.

Screenshot_2014-07-27-15-16-46-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s