Melakukan Pendaftaran BPJS Kesehatan Secara Online

Siang tadi mencoba mendaftarkan BPJS untuk kedua orang tua, dan ternyata berhasil dengan mudah dan cepat. Pendaftarannya melalui situs BPJS : http://bpjs-kesehatan.go.id/ lalu klik menu Pendaftaran Online. Sebelum melakukan pendaftaran secara online, yang harus disiapkan adalah identitas sesuai KTP, nomor kartu keluarga, nomor NPWP (apabila ada), nomor handphone dan email pendaftar, dan nomor rekening penanggung pembayaran BPJS.

BPJS Kesehatan Online
Pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir online berupa data Identitas (termasuk memilih besaran iuran yang anda pilih untuk anda bayarkan setiap bulan), Alamat, Fasilitas Kesehatan Tingkat I, dan nomor rekening bank penanggung pembayaran iuran setiap bulannya. Penting diperhatikan; besaran iuran ada 3 tingkatan yang menunjukkan besaran iuran yang mesti anda bayarkan setiap bulannya untuk menerima manfaat kelas perawatan jika anda mengalami sakit. Perawatan Kelas III sebesar 25.500/bulan, Perawatan Kelas II sebesar 42.500/bulan, dan Perawatan Kelas I sebesar 59.500/bulan.
Pada formulir online Fasilitas Kesehatan Tingkat I adalah klinik, puskesmas, dokter umum yang telah terintegrasi dengan BPJS yang dapat anda pilih sebagai penanganan pertama yang bisa anda rujuk ketika mengalami sakit. Anda tinggal memilihnya. Saya pribadi menyarankan untuk memilih Fasilitas Kesehatan Tingkat I yang mudah anda jangkau ketika anda sakit, atau yang mungkin anda sendiri telah cocok dengan pelayanannya, dan menyediakan waktu pelayanan pasien BPJS lebih lama (note : beberapa FasKes Tingkat I hanya menerima pelayanan pasien BPJS pada jam-jam tertentu).


Setelah pendaftaran selesai, klik “simpan”, dan anda akan mendapatkan nomor Registrasi pendaftaran. Jika anda ingin mendaftarkan anggota keluarga lain dalam satu nomor registrasi, klik bagian “Registrasi Keluarga” dan lakukan pengisian formulir online sebagaimana pendaftaran sebelumnya. Besaran iuran berlaku untuk satu peserta.

Apabila anda telah selesai mendaftarkan orang-orang yang ingin anda daftarkan, anda akan mendapatkan link “Aktivasi Pendaftaran” yang akan dikirimkan kepada email pendaftar. Lakukan aktivasi berturut-turut dari mulai pendaftar pertama. Setiap selesai melakukan aktivasi satu per satu untuk anggota keluarga, masing-masing anggota akan mendapatkan link untuk mengunduh formulir cetak anggota BPJS dan Nomor Virtual Akun BPJS. Nomor Virtual akun adalah nomor yang digunakan setiap kali anda melakukan pembayaran iuran BPJS. (Note : Pembayaran iuran BPJS yang pertama harus dilakukan maksimal 24 jam sejak dilakukan aktivasi pendaftaran). Pembayaran pertama dapat dilakukan melalui Bank (via teller) BNI, BRI, Mandiri dengan menununjukkan nomor virtual akun. Pembayaran selanjutnya dapat dilakukan melalui atm BNI, BRI, Mandiri setiap bulan selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berjalan.

cats

Setelah pembayaran pertama dilakukan via teller bank/atm, kembali ke email anda dan klik kembali link “Aktivasi Pendaftaran” untuk mengunduh kartu e-ID BPJS anda dan mencetaknya. Lakukan juga untuk seluruh anggota lain yang anda daftarkan. Jika seluruh e-ID BPJS anda dan anggota keluarga anda telah diunduh dan dicetak.. Selamat, anda telah terdaftar sebagai penerima manfaat BPJS dan berkontribusi berbagi manfaat dengan seluruh rakyat Indonesia!

E-ID BPJS!

e-ID BPJS anda adalah bukti sah yang diterbitkan BPJS yang menunjukkan bahwa anda adalah penerima manfaat BPJS dan dapat digunakan ketika anda mengajukan pelayanan kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat I yang telah anda pilih. Simpan dan laminating e-ID anda agar dapat mudah digunakan ketika mengajukan pengobatan. e-ID BPJS anda memiliki fungsi yang sama dengan kartu BPJS Kesehatan, sehingga anda tidak wajib menggantinya menjadi kartu BPJS Kesehatan.

Senang sekali dapat berbagi hal ini. Semoga semua pembaca selalu dalam keadaan sehat dan diberkati.

6 thoughts on “Melakukan Pendaftaran BPJS Kesehatan Secara Online

  1. pas nyari info2 ttg bpjs wah dapet situsnya mba milta,
    mantap mba infonya..
    mw nanya2 mba, hehe

    kalau misalkan sudah print yg e-ID BPJS, kita ga perlu lagi ke kantornya bpjs y?jadi kalau sakit langsung aja ke faskes yang ditunjuk.. klo masih perlu ke kantornya kira2 biasanya karena apa? soalnya kalau lihat antrian di kantor bpjs pagi2, ngbayangin antrinya aj sdh males hehe..

    1. pemegang e-id BPJS tidak diwajibkan mengganti e-id BPJSnya dengan kartu BPJS Mas Reza. Ketika berobat, e-id bisa langsung dibawa dan ditunjukkan ke Faskes.

      Hmm.. sekiranya perlu ke BPJS, setahu saya misal untuk pergantian Faskes.. setelah itu entah hehe. Tapi setelah pendaftaran online sama sekali tidak perlu lagi mendatangi BPJS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s