Jalan Kampus Dua

If people knew how far their words went when they hurt other people… if only they knew.

Have you ever thrown the ball to the wall and you underestimated your strength, and the ball ended up back to your face; made it bruises ?

That’s kind of hurtful words do. You think you’re just throwing them at someone’s face but really you’re launching them through their entire body, through their heart, slicing their heart into pieces. You bruise them.

entah saya yang terlalu sensitif atau bagaimana, bahkan cara seseorang melihat saya dengan matanya bisa menyakiti saya begitu rupa. dan terlebih lagi bukan hanya pandangan, ucapan yang menyakitkan bisa lebih melukai saya tanpa ampun.

***

Begitu merindukan teman-teman di rumah itu. Yang akan memeluk saya, “mari sini, pasti lelah seharian di kantor, minum teh dulu..” Ibu itu akan mengantarkan sendiri dengan tangannya aneka kue hidangan di piring ke hadapan saya, dan tak akan pergi sebelum saya mengambilnya. Mereka memasak dengan tangan dan uang mereka sendiri seluruh hidangan untuk para tamu yang sekian banyaknya itu..

“jangan datang dalam keadaan kenyang, datang kesini kapanpun sedang lapar, dan mohon jangan pulang sebelum kenyang..”

Ada berkah dari setiap makanan itu, makanan yang diolah oleh tangan-tangan yang paling lembut di rumah.. dimasak penuh pengkhidmatan. Pengkhidmatannya luar biasa.

Rindu mereka.

Dari sekian banyak orang-orang yang berlalu di sekitarmu, ada seleksi alam yang mengirimkan nama-nama terpilih kepada hatimu. Nama dari orang-orang yang akan menerima dirimu seutuhnya, bukan karena kamu apa atau siapa, karena dirimu saja. Your whole being . Mereka yang tidak akan mengkhianatimu.

Berikan penghormatan kepada mereka, kirimi mereka doa.

Can’t wait to see them tonight.

Teringat potongan lirik dari lagu karya Sunan Bonang yang dipopulerkan Pak Emha Ainun Nadjib; untuk mengobati hati yang luka, untuk mengobati hati yang rusak..

Tombo ati iku limo perkarane

Kaping pisan moco Qur’an lan maknane

Kaping pindo sholat wengi lakonono

Kaping telu wong kang sholeh kumpulono

Kaping papat kudu weteng ingkang luwe

Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

Salah sawijine sopo bisa ngelakoni

Mugi-mugi gusti Allah nyembadani

.. salah satu obat hati adalah berkumpullah dengan orang-orang shalih ..

***

p.s : reading Osama’s index to calm my heart

  1. What in The Qur’an can help me?
  2. How do we know if God is actually good?
  3. How do I get closer to God?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s