Teman Perjalanan

Ketika kita berjalan berdampingan dengan seorang teman, seorang pasangan.. berbagi kata-kata manis, berbagi arti senyuman yang hanya dipahami keduanya, kita seolah merasa bahwa arah hidup kita telah tergapai dengan segera, dan selamanya ingin tetap berjalan bersama mereka.

Sementara itu.. di sisi lain, petualangan yang sama namun dijalani sendiri, terasa lebih panjang, lebih kedap suara, dan dalam beberapa bagian perjalanannya, bahkan terasa lebih sukar dilalui.

Sebagaimana hidup. Petualangannya jika dilalui sendiri terasa lebih lama, sukar dilalui, tidak berarti. Tapi ketika segalanya dibagi dengan yang terkasih dari seluruh kekasih, seketika hangat di hati. Jarak terasa lebih singkat, tujuan terasa lebih dekat.

Berjalanlah dengan ia, yang terkasih. Yang awal dari segala cipta dan cinta. Berjalanlah dengan ia; yang jika bukan karenanya, DIA tak akan menciptakan alam semesta, DIA tidak akan menciptakan perjalanan itu sendiri.

IMG_3491

Berjalalah bersamanya, menujuNYA; yang adalah Jalan, dan sekaligus Tujuan.

Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari dirimu sendiri. Berat dirasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keselamatan bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. [Al Taubah 128]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s